Kenapa gak ikut The Master?
Kok gak ikutan The Master?
Ikut The Master gak?
Itulah tiga pertanyaan yang paling sering saya dengar dua bulan terakhir? Masih banyak pertanyaan serupa yang intinya menanyakan tentang The Master.
Memang orang-orang yang mengenal saya secara umum akan menanyakan hal tersebut karena mungkin mereka beranggapan bahwa saya pesulap. Dan mungkin mereka berpendapat kalau pesulap ya harus ikut The Master
Padahal tidak semua pesulap ingin ikut acara seperti The Master. Dalam hal ini, saya termasuk di dalamnya.
Ya, memang saya tidak ada ketertarikan untuk ikut acara semacam The Master. Mengapa? Ya karena memang tidak ingin, dan memang tidak ada minat sama sekali.
Kalau masih ada yang penasaran mengapa saya tidak mau ikut ya saya tinggal balik bertanya: “Apakah saya harus ikut? Lalu kalau saya ikut apa gunanya?”
Dengan bertanya seperti itu masih ada yang menjawab:
“Biar terkenal dong”
“Untuk uji kemampuan”
“Biar jadi Master”
Tetap saja saya menjawab: “Tidak mau, wong itu semua bukan tujuan saya menjadi pesulap kok.”
Hidup itu kan pilihan, ya sederhana sajalah, saya sudah memilih untuk tidak ikut The Master.
Saya lebih senang menjadi manusia bebas seperti sekarang yang bisa melakukan apa saja tanpa harus dibanding-bandingkan dan adu kehebatan di atas panggung. Saya lebih suka bermain sulap kepada siapa saja yang memang ingin melihat dan menyukai hiburan sulap. Menghibur orang agar menjadi senang dan membuat tertawa itu kepuasaan untuk saya. Dan yang terpenting adalah saya bisa membuat pola pikir masyarakat Indonesia pada umumnya agar bisa melihat sulap sesuatu seni yang menarik tanpa mistis dan supranatural.
Sulap YES
Mistis NO !!!
By: Budy Snake
Magician & Snake Charmer