Monthly Archives: July 2007

Sekarang lagi heboh permen berfomalin, saya pun mengetahui melalui www.detik.com dan mengikuti perkembangannya sejak beberapa hari lalu. Hari ini saya membaca berita bahwa permen White Rabbit ternyata salah satu dari permen yang mengandung formalin. Saya tidak menyangka akal hal ini karena permen itu sudah beredar sejak lama di Indonesia dan merupakan permen favorit saya ketika saya kecil.

Ketika itu saya selalu menyebutnya permen susu, karena memang rasanya seperti susu. Permen ini sangat unik karena selain bungkus kertas di bagian luarnya ada lagi selaput di dalamnya yang bisa langsung dimakan karena terbuat dari agar-agar yang dibuat seperti kertas minyak.

Saya tidak mengerti mengapa hal ini baru terungkap setelah berpuluh-puluh tahun lalu. Andaikan saja benar, saya akan pertanyakan tentang cara kerja Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam hal ini. Bagaimana sebuah produk yang mengandung formalin bisa masuk pasar Indonesia dan menyebar hampir semua daerah? Ataukah memang yang belakangan ini beredar adalah produk permen White Rabbit yang palsu?
Tentunya hal ini harus segera diluruskan dan dijelaskan kepada masyarakat. Apabila ternyata memang ditemukan bukti adanya produk palsu, maka pihak distributor resmi dari permen White Rabbit yang asli harus melakukan penjelasan kepada masyarakat dan melaporkannya kepada pihak kepolisian agar sindikat pengedarnya dijatuhi hukuman yang berlaku di Indonesia.

Update:
Ternyata hari ini (28 Juli 2007) saya membaca di liputan6.com bahwa Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Husniah memastikan permen White Rabbit produksi bebas formalin.
Jadi bagi pencinta permen jenis ini untuk tidak ragu untuk kembali mengkonsumsinya.

By: Budy Snake

Social Observer

Gunawan Santoso terpidana mati kasus pembunuhan bos Asaba akhirnya tertangkap lagi setelah berkali-kali kabur. Bahkan kabarnya kali ini dia sudah menjalani operasi plastik lagi, luar biasa!

Menurut pengacaranya setelah ditangkapnya Gunawan Santoso pihaknya akan mengajukan grasi kepada presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Saya bisa mengerti mengapa orang seperti dia masih dibela, karena itu memang sudah menjadi tugasnya. Namun menurut saya orang seperti Gunawan ini memang harus mendapat hukuman yang berat.

Akankah Gunawan berhasil kabur lagi dari sel tahanan? Ataukah riwayatnya akan berakhir di tangan regu tembak? Kita lihat saja sampai dimana kekuatan hokum di Negara Indonesia ini…

By: Budy Snake
Social Obsrver

Suplemen dan obat cacing, perlukah?

Tentu saja suplemen multivitamin sangat diperlukan karena ular peliharaan tidak sama dengan ular yang hidup di alam liar. Apabila di alam liar jenis makanannya lebih bervariasi dan terkadang malah mangsanya bebas penyakit. Berbeda dengan ular peliharaan yang jenis makanannya sangat terbatas tergantung pemeliharanya. Untuk multivitamin bisa menggunakan yang biasa digunakan oleh manusia, pilihlah yang kualitas baik dan mengandung mineral juga. Cara pemberian secara oral dan dimasukkan bersama makanannya.

Untuk obat cacing juga harus diberikan 6 bulan satu kali. Untuk dosis disesuaikan dengan ukuran ular yang dipelihara. Apabila ularnya kecil mungkin bisa diberikan obat cacing yang bentuk cair yang disuntikkan ke dalam tubuh binatang yang dijadikan makanan ular.

Memandikan ular, seberapa sering?
Untuk jadwal memandikan sebenarnya tidak perlu terlalu sering, biarkan dia berendam sesuai dengan keinginan ular itu sendiri. Hanya saja untuk perawatan bisa dimandikan sebulan satu kali dengan sabun antiseptik. Menurut saya yang paling utama adalah kebersihan dari terariumnya, dengan menjaga kebersihan terarium maka kesehatan ular akan terjamin walaupun tidak dimandikan.

Untuk artikel lain tentang ular bisa di klik pada bagian kategori “ular” dan tulisan lainnya akan menyusul.

Untuk informasi lebih lanjut tentang ular, bisa hubungi saya melalui: mertanus@cbn.net.id

By: Budy Snake
Magician & Snake Charmer

Topik ini sudah pernah diulas di artikel sebelumnya, namun kali ini saya akan mencoba untuk menulis lebih detil lagi. Banyaknya email yang masuk dan bertanya kepada saya membuat saya berpikir untuk mengulasnya melalui blog ini.

Seberapa sering ular itu harus dipegang?
Pertanyaan tersebut kerap kali ditanyakan oleh pehobi yang baru mulai memelihara ular. Untuk menjawabnya memang saya agak sulit karena memang tidak ada patokan yang pasti untuk hal ini. Yang jelas, jangan kita terlalu sering menyentuh ular peliharaan kita agar tidak menjadi stres namun juga jangan sampai jarang dipegang atau disentuh sehingga ular peliharaan kita menjadi galak karena tidak terbiasa dipegang. Tentunya hal ini tergantung kepada tiap-tiap ular itu sendiri dan juga tergantung dari jenis ular yg dipelihara. Hal yang perlu diperhatikan adalah jangan menyentuh ular yang baru saja makan, beri waktu beberapa hari setelah ular tersebut makan kenyang sebelum disentuh. Ular yang disentuh atau dipegang setelah makan bisa saja menjadi stres sehingga makanannya dimuntahkan kembali atau ada beberapa ular yang menjadi agresif setelah makan kenyang. Sebaiknya setelah dua atau tiga hari barulah kita pegang ular tersebut, sekali lagi saya tegaskan bahwa hal ini adalah tergantung dari kondisi ularnya. Apabila setelah tiga hari masih ada benjolan di perut ularnya maka belum saatnya untuk dipegang.

Jadwal pemberian makanan
Untuk jadwal pemberian makan pun tergantung dari jenis dan ukuran ular. Pada prinsipnya berikan umpan yang sehat dan bebas penyakit. Usahakan tiap kali makan porsinya cukup dan jadwal pemberian pakan tetap, misal: seminggu sekali atau dua minggu sekali. Untuk jumlah makanannya bisa bervariasi, namun yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai kurang atau terlalu kenyang. Untuk patokannya saya bisa berikan tips disini, yaitu: misalkan ular peliharaan anda mampu memakan 5 ekor bebek dalam satu kali makan, maka berikan cukup 4 ekor saja tiap kali makan. Intinya selalu kurangi dari porsi makan maksimalnya.

Untuk ukuran mangsanya usahakan ukurannya lebih besar sedikit dari kepala ularnya, makin besar makin baik, tentunya tergantung dari kemampuan ularnya. Jangan pula terlalu besar sehingga ularnya mengalami kesulitan atau bahkan tidak mau makan.

Untuk ular ukuran kecil yang ingin diberi makan ular tikus putih (rat), sebaiknya saat pemberian makan tetap terus dipantau, apabila tidak segera dimangsa lebih baik diambil dan diberikan lain waktu sampai ularnya benar-benar siap makan. Kenapa saya jelaskan? Karena tidak jarang justru ular tersebut yang digigit oleh si tikus putih (rat) tersebut. Saya sendiri memiliki pengalaman seperti itu, ular kobra kesayangan saya mati setelah kepalanya digigit oleh tikus rat yang saya berikan.

Bagi yang belum mengerti, bisa saya jelaskan bahwa tikus putih ada dua jenis, yaitu jenis kecil dan besar. Biasanya yang kecil disebut mice, jinak dan ukurannya tidak bisa besar dan yang jenis kedua ukurannya besar disebut rat, jenis ini ukurannya bisa sebesar tikus sawah dan galak.

Untuk artikel lain tentang ular bisa di klik pada bagian kategori “ular” dan tulisan lainnya akan menyusul.

Untuk informasi lebih lanjut tentang ular, bisa hubungi saya melalui: mertanus@cbn.net.id

By: Budy Snake

Magician & Snake Charmer

Kemarin malam saya sakit. Sakit yang saya buat sendiri dan karena kelalaian saya sendiri. Kemarin saya tidak makan siang sampai saya melakukan berbagai aktivitas sampai sore. Setelah itu pun saya hanya makan sedikit dan tidur. Saya tidur hanya satu jam karena harus mandi dan ada janji lagi untuk bertemu adik-adik saya yang sedang berlibur di Jakarta.

Ketika saya bangun, saya merasakan sakit yang luar biasa di bagian perut saya, rasanya sangat sakit sepertinya kram di bagian perut dan melilit di usus. Saya teringat kejadian 4 tahun lalu, saat itu saya pun pernah mengalami hal serupa karena telat makan juga. Rasa sakit yang saya rasakan hampir setiap 5 menit sekali itu terus menyerang saya sejak pukul 19.00 sampai 01.00 pagi dini hari sampai akhirnya saya tertidur karena pengaruh obat.

Simpulannya rasa sakit itu akibat perut yang sangat kosong dan tiba-tiba diisi makanan. Hal ini berbeda dengan gejala maag yang pernah juga saya rasakan. Kalau maag makan akan ada efek mual karena kondisi asam lambung meningkat dan ada rasa perih di lambung. Hal ini sudah dua kali dan saya tidak akan mengulangi lagi kelalaian ini. Sesibuk apapun tetap harus makan dengan teratur dan gizi yang baik. Pernahkah anda mengalami hal yang sama? Pesan saya adalah tetap utamakan jadwal makan anda dan jangan samapi mengalami apa yang pernah saya alami karena rasa sakitnya akan luar biasa.

By: Budy Snake

Saya akan mual apabila meminum teh botol sebelum makan atau tepatnya ketika perut kosong. Mengapa hal itu bisa terjadi, saya pun masih bingung. Hal ini sudah saya sadari sejak saya duduk di bangku SMU.

Ada hal yang menarik yang baru saja terjadi yaitu kemarin siang ketika saya jalan-jalan di wisata kota tua di daerah Stasiun Kota. Saya mendatangi salah satu penjual minuman bersama teman saya. Yang ada di pikiran saya adalah membeli Pocari Sweat, namun yang saya cari tidak ada. Yang ada hanyalah soft drink, teh botol dan air mineral; maka saya dan teman saya memilih teh botol. Saat itu saya menyadari bahwa kondisi perut saya kosong dan lapar, namun anehnya saya lupa kalau saya alergi dengan teh botol apabila perut kosong. Setelah beberapa menit saya meminumnya saya pun mulai merasakan mual yang luar biasa, saya baru ingat tentang alergi saya tersebut. Tapi mau bagaimana lagi, sudah terlanjur. Akhirnya saya putuskan untuk segera makan dan minum air jeruk sebagai penetralisir rasa mual.

Apakah anda pernah merasakan juga?

By: Budy Snake