Manajemen pentil, itulah istilah yang saya dengar dari rekan saya. Apa itu manajemen pentil? Manajemen yang saling menekan terus menerus dari level atas hingga ke bawah, sehingga yang paling bawah tersebut menahan beban yang paling berat.
Pentil itu kan kalau orang Jawa bilang “wujude cilik mungil tapi nahan beban sa’mobil” yang kurang lebih artinya “bentuknya kecil sekali tetapi menahan beban berat sebesar mobil” Manajemen pentil seringkali terjadi di perusahaan-perusahaan yang sedang berkembang tetapi tidak jarang bisa terjadi di perusahaan maju. Komisaris menekan direktur, direktur menekan para manajernya, manajer pun menekan para bawahannya, dan pada akhirnya level terendah yang mendapat tekanan sangat besar.
Manajemen seperti ini tidak baik dan tidak efektif namun anehnya tetap dan sering terjadi. Bukankah akan lebih nyaman apabila bekerja dengan sistem yang baik sehingga segala sesuatunya bisa berjalan dengan baik.
Apa solusinya?
Masih menurut salah seorang rekan Bapak saya (Pak Ali-Lampung), yang baik adalah “management by heart” atau manajemen dengan hati. Ya, pasti akan sangat menyenangkan dan indah apabila kita bisa melakukan manajemen dengan hati. Hubungan antara atasan dan bawahan bukan layaknya raja dengan prajurit, tetapi seperti pasangan yang saling melengkapi dan membantu untuk mencapai suatu visi yang sama.
Apakah perusahaan anda masih menerapkan manajemen pentil? hahahaha….
By: Budy Snake

