
Gambar di atas adalah foto makro (dengan perbesaran 1:1) semut hitam dengan ukuran panjang sebenarnya 7 mm yang sedang bermain-main sambil menghisap sari bunga Euphorbia milli di halaman Roemah Boenga Nursery.
Sore tadi sekitar pukul 15.00 mengambil kamera DSLR Nikon D80, tripod Velbon dan lensa makro Nikon 105 mm yang merupakan andalan saya dalam memotret makro. Ya, sore tadi memang saya sedang mood banget untuk motret, kali ini saya ingin berburu foto makro. Target saya adalah belalang atau serangga yang biasanya bermain di sekitar tanaman atau bunga-bunga.
Tidak begitu sulit untuk menemukan serangga atau binatang sejenis untuk difoto makro, hanya memang butuh kesabaran untuk menemukan komposisi dan saat yang tepat untuk melepas tombol rana. Maklumlah serangga kan tidak bisa diminta untuk diam dan berpose
Tapi itulah seni memotret makro! Kalau hasilnya lumayan atau bahkan memuaskan maka kepuasannnya pun tidak ternilai.
Selain foto di atas ada beberapa foto lagi yang saya ambil, diantaranya lalat di atas daun, kumbang hitam, belalang, laba-laba kebun, dan bahkan kutu bunga Adenium yang berukuran 2 mm (kecil sekali) nah kalau yang kutu bunga Adenium itu selain kecil warnanya juga kuning, maka ketika difoto makro maka hasilnya seperti boneka Pokemon.
Untuk hasil lainnya dapat dilihat di halaman Facebook saya.
Saya hanya menghabiskan waktu 1,5 jam untuk memotret dengan mengelilingi halaman yang penuh dengan bunga, waktu yang singkat memang, tetapi buat saya sudah cukup untuk sore tadi. Setelah itu saya menghabiskan waktu untuk melakukan proses editing di kamar tercinta.
Ada beberapa tips yang mungkin perlu diketahui untuk orang yang baru atau ingin mencoba foto makro, yaitu:
1. Usahakan menggunakan tripod agar tidak out of focus, mengingat ruang tajam pada lensa makro cenderung sangat sempit, geser 1 mm saja efeknya sudah nyata.
2. Gunakan lampu kilat, agar hasil yang didapat memuaskan, mengingat dalam foto makro kita cenderung menggunakan bukaan diagfrahma kecil agar ruang tajam bisa lebih luas.
3. Pemilihan waktu yang tepat untuk memotret serangga, yaitu pagi hari atau sore hari. Lebih disarankan pagi hari agar serangga belum terlalu aktif berterbangan dan kita mudah untuk memotretnya. dalam hal ini kita akan lebih bebas dalam eksplorasi komposisi.
4. Gunakan lensa khusus makro untuk hasil terbaik dan tajam sehingga kualitas foto benar-benar makro!
![]()
Yah itu saja tips dari saya semoga bisa menambah sedikit wawasan dari para pemula yag belum mengetahui dunia foto makro.Kalau saya sih memang dari dahulu suka banget sama dunia fotografi makro, hanya saja saya masih belum belajar secara serius dan masih jarang hunting
Salam jepret,
By: Budy Snake
Fotografer

