Category Archives: Curah Pikiran

Minggu lalu tanggal 16 mei 2009 saya mengikuti pelatihan di Precious Seminar. Acara diadakan di Hotel Prioritas, Cisarua-Bogor. Hotel dengan konsep bungalow ini terletak persis di seberang pertigaan Taman Safari Indoneia. Saya berangkat pukul 05.00 pagi dari Jakarta, tiba di Hotel Prioritas pukul 06.00, situasi lalu lintas sangat lancar. Setibanya di hotel saya langsung berjalan-jalan mengelilingi komplek hotel sambil memotret dengan kamera saku yang selalu saya bawa.

Hotel

Kesan saya terhadap hotel tersebut adalah hotel luas dengan konsep bungalow namun yang cukup tua kalau dilihat dari usianya. Ada kolam renang, arena bermain anak, dan taman luas yang ditanami oleh berbagai tanaman hias dan tanaman palem. Melihat ke dalam kamar, kesannya adalah bersih dan nyaman. Setiap bungalow terdapat dua kamar tidur yang masing-masing memiliki dua tempat tidur dan dilengkapi kamar mandi. Selain kamar juga di lengkapi ruang tamu yang menyatu dengan ruang TV dan ruang makan.

Acara dimulai pukul 08.00, maka pukul 07.00 panitia meminta peserta untuk makan pagi dahulu di restoran hotel. Selesai makan pagi peserta mulai berkumpul di depan ruangan yang akan digunakan selama acara seminar. Tepat pukul 08.00 seluruh peserta diminta memasuki ruangan yang telah disiapkan dengan baik.

Awal Acara

Acara dimulai dengan doa bersama dan pemaparan mengenai tata tertib dan aturan selama seminar berlangsung. Ada beberapa poin perjanjian yang wajib ditaati bersama selama acara berlangsung. Salah satu poin yang lucu dan unik adalah adanya aturan untuk tidak boleh berbicara kepada siapapun selama seminar berlangsung kecuali diminta oleh instruktur. Ini merupakan “masalah” bagi sebagian orang untuk tidak berbicara, namun inilah yang menurut saya menarik sekali dalam seminar ini. Larangan berbicara adalah salah satu masalah / rintangan sekaligus merupakan salah satu metode yang digunakan dalam pelatihan ini yang khususnya berhubungan dengan komitmen.

Seminar Precious Moment (Hari Pertama)

Seminar Precious Moment ini menggunakan metode experiental learning atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah belajar sambil praktik. Jadi dalam setiap pengajarannya selalu menggunakan pratik. salah satu contoh yang telahs aya paparkan di atas adalah ketika intruktur ingin menjelaskan tentang rintangan hidup dan komitmen maka salah satu metodenya adalah dilarang berbicara selama seminar. Tidak boleh berbicara itu kan sudah jelas merupakan masalah dan berlaku tidak hanya di ruangan seminar, tetapi dimanapun berada dan kapanpun sampai seminar dinyatakan ditutup. Hal ini erat kaitannya dengan komitmen diri sendiri dan kemampuan seseorang menghadapi rintangan.

Selain itu ada banyak poin -poin penting yang dipaparkan selama dua hari seminar. Setiap topik pembahasan selalu dengan metode praktik atau contoh-contoh di kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami dan akan membekas dalam ingatan kita. Topik demi topik dibahas dan dipaparkan oleh intrustur. Waktu berjalan begitu cepat sehingga tidak terasa hari telah malam dan para peserta diminta untuk beristirahat yang cukup karena besok akan bangun pukul 04:30 untuk olah raga. Sesampainya di kamar saya menonton televisi dan membaca sehingga baru tidur pukul 24.00

Seminar Precious Moment (Hari Kedua)

Bangun pukul 04:30 dan bersiap-siap untuk olah raga pagi. Kali ini saya dapat tugas untuk memimpin olah raga pagi dan khusus untuk saya boleh berbicara :) Setelah selesai olah raga pagi kami semua bergegas kembali ke kamar untuk mandi, persiapan, dan check out dari kamar. Setelah selesai semua kami pun berkumpul di ruang seminar dengan membawa seluruh barang bawaan kami. Berkumpul tepat pukul 05:45 dan acara langsung dibuka. Topik hari kedua adalah membahas tentang materi baru yang memang penting dan berhubungan dengan materi awal.

Sesi setelah makan siang hingga penutupan lebih condong membahas tentang metode yang selama ini dilakukan dan penjelasan tentang maksud dan tujuan seminar tersebut diadakan. Seungguh seminar yang luar biasa! Benar-benar berbeda dengan seminar yang pernah saya ikuti selama ini. metodenya yang sangat berbeda. Kita diajarkan bagaimana bisa mengenal diri sendiri, melihat potensi diri, dan mengeluarkan potensi yang ada sehingga kita bisa menjadi manusia yang luar biasa!

Seminar ini sangat cocok untuk karyawan yang ingin mengembangkan potensi diri, atau siapapun yang ingin maju dan mengembangkan diri. Untuk calon karyawan yang ingin melanjutkan karir ke jenjang manajerial, seminar ini wajib diikuti. Konon kabarnya seminar semacam ini menjadi syarat wajib untuk menjadi manajer di perusahaan di Jepang.

Mudah-mudahan setelah mengikuti seminar ini saya jadi makin mengenal diri sendiri dan dapat terus mengelurakan potensi diri yang ada. Bagi yang belum pernah ikut saya rekomendasikan untuk mengikuti seminar semacam ini. Tidak akan rugi dan percayalah anda akan dapat manfaat yang luar biasa. Sehingga bisa menjadi manusia yang luar biasa! Karena memang menjadi manuasia yang luar biasa memang sudah menjadi HAK kita.

Sukses selalu untuk anda semua pembaca blog saya ini.

By: Budy Snake

Malam kemarin saya membuka kemasan baterai Energizer Rechargeable yang saya beli beberapa bulan lalu. Segera saya lakukan pengisian selama 8 jam. Tadi pagi saya lakukan pengetesan di kamera saku BENQ C740i. Tes yang saya lakukan dengan melakukan video shooting secara terus menerus.

Hasilnya:

Baterai Eneloop dengan kapasitas 2000 mAh dapat bertahan selama 2,5  jam atau 150 menit. eneloop4

sedangkan

Baterai Energizer Rechargeable dengan kapasitas yang lebih besar (2500 mAh) hanya dapat bertahan selama 3/4 jam atau 45 menit.

energizer

Kesimpulannya:

Eneloop memang berkualitas tinggi alias yahud banget untuk kamera saku atau perangkat elektronik lain. Saya sudah menggunakan Baterai Eneloop sejak memiliki kamera saku digital BENQ C740i tahun 2007 lalu dan sampai sekarang hasilnya memuaskan.

Bagi yang memerlukan baterai rechargeable saya merekomendasikan Beterai Eneloop ini yang memiliki daya tahan tinggi. Sekedar informasi Eneloop merupakan produksi Sanyo – Jepang.

By: Budy Snake

Pehobi Motret

sintong

Hari minggu lalu saya membeli buku berjudul Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando yang merupakan tulisan gabungan antara otobiografi dan biografi. Buku tersebut mengisahkan perjalanan karir militer Sintong Panjaitan yang ditulis dengan gaya penulisan yang sederhana dan mengasikan untuk dibaca dan diikuti ceritanya.

Dalam buku tersebut juga ditulis tentang beberapa peristiwa politik di Indonesia yang menonjol pada jamannya dan melibatkan Sintong Panjaitan. Seperti tertulis dalam beberapa bab tentang peristiwa yang tergolong masih menjadi kontroversi sampai hari ini.

Bagi yang suka dengan kisah-kisah prajurit elit Kopassus bisa juga ikut membaca buku ini, karena di dalamnya juga diceritakan bagaimana pasukan elit tersebut dilatih dan sejarah awal pembentukannya dan perkembangannya.

Saya merekomendasikan buku ini sebagai salah satu koleksi perpustakaan pribadi anda. Selamat membaca.

NB: Tadi siang dalam perjalanan saya ke Two Mango Mall  (Mal Mangga Dua), di perempatan Harmoni saya melihat ada loper koran yang menawarkan buku ini. Luar biasa, sangat jarang loper koran di jalan menawarkan buku. Bahkan saya sendiri baru saja melihat hal ini. Memang buku yang diterbitkan oleh Kompas ini banyak diminati, terbukti selama Bulan Maret 2009 sudah memasuki cetakan ke-5. Salut.

By: Budy Snake

Social Observer

Di Jakarta sudah sebulan terakhir ini banyak sekali tragedi kebakaran. baik di perumahan padat penduduk seperti di Jakarta Barat juga apartemen seperti yang baru terjadi tadi malam. Selama saya tinggal di Jakarta memang musim kebakaran seperti ada siklusnya.

Saya sampai sekarang masih belum menemukan kira-kira apa yang bisa dihubungkan dengan penyebabnya. Kalau lagi musimnya hampir tiap hari ada saja kebakaran dan lokasinya di beberapa titik.

Penyebab yang biasa disebutkan adalah korsleting listrik, yah alasan yang paling mudah memang untuk diucapkan :) Kayaknya gak sah kalau tidak menyebut penyebabnya walau sebenarnya belum tahu yang pastinya. Kalau yang terbakar perkampungan padat penduduk biasanya kompor meledak dijadikan penyebab :)

Yang jelas kita harus selalu waspada denagn yang namanya Api. Api akan menjadi kawan apabila kecil dan terkendali, namun sebaliknya api akan menjadi lawan apabila besar dan tidak terkendali.

By: Budy Snake

3309274360_d5dd57c1a8

Dua bulan belakangan ini di Jombang ada kisah fenomenal yang berasal dari bocah cilik yang dianggap sakti. Semua orang saya rasa hmpir tahu siapa dia, yaitu Ponari.

Saya tidak ingin membahas tentang Ponari dan kesaktiannya pada tulisan kali ini. Saya ingin membahas dari sisi lain. Apakah itu? Silakan lanjut membaca jika ingin mengetahuinya…

Setelah fenomena tentang kisah dukun cilik dengan batu ajaibnya menyebar hingga seluruh pelosok tanah air. Maka secara mengejutkan muncul suatu karya seni visual pelesetan dari produk minuman isotonik Pocari Sweat. Sang pembuat karya tersebut mengubah tulisan “Pocari Sweat” menjadi “Ponari Sweat” dalam karya visualnya yang menampilkan gambar kaleng minuman berwarna biru tersebut.

Saya belum mengetahui siapa pembuat ide awalnya dan siapa yang membuat karya visualnya. Namun yang jelas dua minggu terakhir karya visual tersebut beredar cepat dari milis ke milis. Begitu menggelitiknya gambar tersebut sehingga membuat orang yang menerimanya akan mengirimkan ulang kepada kerabat dan relasinya.

Bagi orang yang belum mengenal Pocari Sweat ketika melihat karya visual Ponari Sweat akan bertanya-tanya apa yang aneh dari gambar tersebut? Apa yang aneh? Sehingga ada dia menjadi tahu dan menjadi bahan pembicaraan. Namun bagi yang sudah mengerti maka dia akan melihat karya tersebut merupakan karya yang lucu dan layak untuk disebarluaskan. Hal sederhana tersebut akan memiliki efek yang luar biasa bagi Pocari Sweat.

Hal ini menurut saya yang paling diuntungkan adalah produsen minuman Pocari Sweat. Ini merupakan cara yang paling ampuh untuk memperkuat branding dari minuman Pocari Sweat tersebut. Secara tidak langsung ini merupakan promosi gratis bagi Pocari Sweat.

Sudahkah anda minum Ponari Sweat hari ini? hahahaha…

By: Budy Snake

logo-alfamart-smallSebenarnya topik ini sudah sering dibahas di koran-koran atau media lain. Tetapi kali ini saya tergelitik untuk mengangkat masalah ini di blog. Kejadiannya tadi sore di Alfamart Tol Cikampek Km 35. Saya membeli Pocari Sweat dan Minute Maid – Pulpy Orange total pembelian Rp 8.900,00 dan saya membayar dengan uang nominal Rp 100.000,00

Seharusnya kembaliannya adalah Rp 91.100,00 namun saya hanya diberi Rp 91.000,00 ditambah satu butir permen. Hal ini sudah beberapa kali terjadi  di beberapa tempat lain seperti Alfamart, sehingga saya pun sudah biasa. Namun tadi sore saya tiba-tiba menjadi kritis dan ingin sekali menulis di blog.

yang menjadi pemikiran saya adalah:

*Apakah betul harga satu butir permen tersebut Rp 100,00?

*Bagaimana kalau saya tidak mau menerima kembalian berupa permen?

*Apakah ini melanggar undang-undang?

*Apakah memang peredaran uang receh sudah sangat langka?

*Apakah ini merupakan strategi dari kasir untuk mendapat keuntungan pribadi?

Bagaimana menurut anda? Apakah anda juga sering mengalaminya? Lalu menurut anda bagaimana menanggapi masalah seperti ini?

Untuk manajemen Alfamart, dengan tag lines “Belanja Puas, Harga Pas” Apakah hal ini pernah dicarikan solusinya? Karena ini merugikan konsumen loh…

By: Budy Snake

Valentine kali ini seperti hari-hari valentine sebelumnya yaitu saya lewati tanpa bunga dan coklat seperti kebanyakan orang.

Buat saya kalau ingin membelikan bunga kepada pasangan tidak harus pada hari Valentine. Kalau katanya Hari Valentine adalah hari kasih sayang ya buat saya kasih sayang itu harus tiap hari. Kenapa kasih sayang harus setahun sekali?

Malah menurut saya Valentine merupakan hari eksploitasi pria sedunia, hahaha… Kepada wanita yang membaca tulisan ini tenang dulu yah…Saya tetep mendukung emansipasi wanita kok… Kalaupun pendapat saya seperti tadi itu ya karena  hal tersebut merupakan pendapat pribadi saya berdasar fakta dan bisa saja keliru.

Yang pasti menurut saya kalau namanya kasih sayang itu ya harus tiap hari dan kita ga perlulah ikut-ikutan budaya barat dan “latah” untuk ikut-ikutan merayakannya. Kalau masalah bunga juga sama saja, kalau mau kasih bunga ya kapanpun bisa, ga harus Valentine kan? Wong saya ini kalau beli coklat untuk seseorang  ya tinggal beli kapanpun saya mau, ga harus nunggu Valentine.

Kasih sayang itu kan hak semua orang dan kewajiban kita sebagai makhluk Tuhan ya saling mengasihi. Jadi akhir kata adalah “kasihilah sesamamu seperti engkau mengasihi dirimu sendiri” tanpa mengenal waktu atau momen tertentu, jadi senantiasa dilakukan.

By: Budy Snake

Manajemen pentil, itulah istilah yang saya dengar dari rekan saya. Apa itu manajemen pentil? Manajemen yang saling menekan terus menerus dari level atas hingga ke bawah, sehingga yang paling bawah tersebut menahan beban yang paling berat.

Pentil itu kan kalau orang Jawa bilang “wujude cilik mungil tapi nahan beban sa’mobil” yang kurang lebih artinya “bentuknya kecil sekali tetapi menahan beban berat sebesar mobil” Manajemen pentil seringkali terjadi di perusahaan-perusahaan yang sedang berkembang tetapi tidak jarang bisa terjadi di perusahaan maju. Komisaris menekan direktur, direktur menekan para manajernya, manajer pun menekan para bawahannya, dan pada akhirnya level terendah yang mendapat tekanan sangat besar.

Manajemen seperti ini tidak baik dan tidak efektif namun anehnya tetap dan sering terjadi. Bukankah akan lebih nyaman apabila bekerja dengan sistem yang baik sehingga segala sesuatunya bisa berjalan dengan baik.

Apa solusinya?

Masih menurut salah seorang rekan Bapak saya (Pak Ali-Lampung), yang baik adalah “management by heart” atau manajemen dengan hati. Ya, pasti akan sangat menyenangkan dan indah apabila kita bisa melakukan manajemen dengan hati. Hubungan antara atasan dan bawahan bukan layaknya raja dengan prajurit, tetapi seperti pasangan yang saling melengkapi dan membantu untuk mencapai suatu visi yang sama.

Apakah perusahaan anda masih menerapkan manajemen pentil? hahahaha….

By: Budy Snake

Sebulan lebih saya tidak menulis blog. Terakhir saya menulis tentang buku dari Dr. Handrawan Nadesul, itu pun belum pernah diupdate lagi walau bukunya sudah saya baca seluruhnya:) Entah mengapa hal ini terulang lagi, secara tiba-tiba merasa malas menulis. Padahal banyak topik yang sebenarnya menarik untuk diulas.

Setiap ada topik hanya saya tulis temanya saja pada secarik kertas dan tidak saya lanjutkan tulis diblog. Selain karena rasa malas tersebut ada faktor lain yaitu seringnya saya pergi meninggalkan Jakarta. Karena saya tidak pernah online ketika sedang pergi keluar Jakarta.

Bukan bermaksud mencari-cari kambing hitam namun memang faktanya sudah sebulan ini saya sering keluar kota dan hanya beberapa hari saja di Jakarta. Terkadang kalau sudah malam sudah malas untuk menulis.

Malam ini saya akan coba mulai menulis lagi. Saya akan mulai dari topik-topik yang pernah saya catat di kertas-kertas kecil.

Semoga saya tetap semangat menulis…

By: Budy Snake

Saya hanya ingin berbagi informasi saja mengenai pengecekan identitas kendaraan via SMS 1717. Layanan ini sudah lama ada namun masih banyak yang belum tahu atau sudah tahu namun belum paham tentang caranya.

Hal ini sangat penting terutama apabila kita ingin membeli mobil bekas. Dengan kita mengecek melalui SMS maka kita bisa mengetahui identitas kendaraan tersebut apakah terdaftar di Samsat atau tidak.

Caranya adalah dengan mengetik SMS dengan format sebagai berikut, ketik: metro<spasi>nomor polisi tanpa spasi. Kirim ke 1717.
Penulisannya harus menggunakan huruf kecil semua (termasuk huruf “m” pada kata “metro”
Misalnya anda ingin mengecek nomor mobil B 1234 AA, maka anda harus ketik:

metro b1234aa lalu kirim ke 1717.
Maka dalam waktu 10 detik anda akan mendapatkan informasi berupa:
• Jenis kendaraan
• Merk kendaraan
• Warna kendaraan
• Tahun kendaraan
• Masa pajak kendaraan
• Masa STNK kendaraan

Kecuali nama pemilik memang tidak disebutkan karena itu menyangkut privasi seseorang.

Demikian informasinya semoga berguna.

By: Budy Snake