Category Archives: Sulap

Rabu malam tanggal 16 September 2009, tepat pk. 22.00 salah seorang teman saya memberitakan bahwa Mr. ROBBIN meninggal dunia. Perasaan saya begitu sedih dan terkejut sekaligus bertanya-tanya apa penyebabnya. Beliau adalah guru besar saya di bidang sulap dan kehidupan. Banyak ilmu yang saya pelajari selain sulap itu sendiri.

Saat ini jenazah disemayamkan di Nana Rohana, ruang K dan L.
Jenazah akan dikremasi pada tanggal 24 September 2009 di Krematorium Cikadut, Bandung.

Berangkat dari Rumah Duka Nana Rohana menuju krematorium pk. 11.00 tepat.

Demikian informasinya, mohon untuk disebarluaskan kepada rekan-rekan yang
lain. Untuk informasi lain silakan kontak saya di 0812 953 1999

SELAMAT JALAN GURU…. SELAMAT JALAN OM ROBBIN

By. Budy Snake

Kenapa gak ikut The Master?

Kok gak ikutan The Master?

Ikut The Master gak?

Itulah tiga pertanyaan yang paling sering saya dengar dua bulan terakhir? Masih banyak pertanyaan serupa yang intinya menanyakan tentang The Master.

Memang orang-orang yang mengenal saya secara umum akan menanyakan hal tersebut karena mungkin mereka beranggapan bahwa saya pesulap. Dan mungkin mereka berpendapat kalau pesulap ya harus ikut The Master :) Padahal tidak semua pesulap ingin ikut acara seperti The Master. Dalam hal ini, saya termasuk di dalamnya.

Ya, memang saya tidak ada ketertarikan untuk ikut acara semacam The Master. Mengapa? Ya karena memang tidak ingin, dan memang tidak ada minat sama sekali.

Kalau masih ada yang penasaran mengapa saya tidak mau ikut ya saya tinggal balik bertanya: “Apakah saya harus ikut? Lalu kalau saya ikut apa gunanya?”

Dengan bertanya seperti itu masih ada yang menjawab:

“Biar terkenal dong”

“Untuk uji kemampuan”

“Biar jadi Master”

Tetap saja saya menjawab: “Tidak mau, wong itu semua bukan tujuan saya menjadi pesulap kok.”

Hidup itu kan pilihan, ya sederhana sajalah, saya sudah memilih untuk tidak ikut The Master.

Saya lebih senang menjadi manusia bebas seperti sekarang yang bisa melakukan apa saja tanpa harus dibanding-bandingkan dan adu kehebatan di atas panggung. Saya lebih suka bermain sulap kepada siapa saja yang memang ingin melihat dan menyukai hiburan sulap. Menghibur orang agar menjadi senang dan membuat tertawa itu kepuasaan untuk saya. Dan yang terpenting adalah saya bisa membuat pola pikir masyarakat Indonesia pada umumnya agar bisa melihat sulap sesuatu seni yang menarik tanpa mistis dan supranatural.

Sulap YES

Mistis NO !!!

By: Budy Snake

Magician & Snake Charmer

Malam kemarin saya melakukan pertunjukan sulap di Restoran Angke Kelapa Gading. Sudah cukup lama saya tidak melakukan aksi panggung di acara pernikahan. Kali ini acara spesial karena saya diundang khusus oleh orang tua dari mempelai wanita. Acara yang dimulai pk 20.00 tersebut dihadiri ratusan tamu undangan. Namun sebagai langkah antisipasi saya hadir 2 jam sebelumnya didampingi seorang asisten pribadi saya.

Setelah acara dimulai dan melewati berbagai prosesi pengantin maka saya tampil tepat pk 20.15 diiringi musik yang telah saya persiapkan sebelumnya. Kurang lebih 10 permainan sulap saya tampilkan dalam waktu 20 menit. Saya merasa puas sekali bisa menghibur para penonton berbagai usia yang hadir malam itu. Permainan sulap diakhiri dengan bermain sulap komedi yang membuat penonton terhibur.

Selesai acara saya segera berkemas dan meninggalkan lokasi karena saya perut saya sudah perlu diisi :) Saya bergegas menuju Restoran Pondok Pangandaran bersama asisten pribadi saya. Ingin sekali makan masakan kepiting saus padang, sekalian saya ingin asisten saya mencicipinya juga. Cerita tentang kepiting akan saya tulis di artikel setelah ini.

By: Budy Snake

Magician & Snake Charmer

Selasa malam 13 Mei 2008 di Magic Cafe – Mal Artha Gading dipenuhi oleh tamu undangan yang sebagian besar adalah pesulap. Mulai dari yang paling senior sampai junior berkumpul bersama di cafe bernuansa sulap pertama di Indonesia ini. Semua berkumpul untuk merayakan ulang tahun dari Mr. Pipih Sutanto atau Om Tan Tek Hok yang lebih dikenal dengan nama Om Tan.

Acara yang seharusnya dimulai pada pukul 19.00 baru dimulai pukul 20.00 karena menunggu beberapa tamu yang belum hadir. Agenda acara malam itu diantaranya adalah parade sulap yang dimainkan oleh pesulap dari Bandung dan Jakarta, lalu ada penyerahan piagam rekor MURI untuk Magic Cafe, dan perayaan ulang tahun dari Om Tan.

Acara dibuka oleh MC tepat pukul 20.00 wib. Mr. Handy yang merupakan salah satu pesulap senior dari Jakarta malam tersebut menjadi MC. Pada awal acara dimulai dari sambutan dari pemilik Magic Cafe yaitu Bapak dr. Victor Pudjiadi Sp.B, FICS, DFM. Setelah itu disambung dengan sambutan dari Bapak Paul Matapuzh selaku direktur dari Magic Cafe dan Bapak Winanto Wiryomartani selaku ketua dari SIM – The Society of Indonesian Magician.

Acara berikutnya adalah acara perayaan ulang tahun Om Tan yang diawali dengan wawancara dengan Om Tan dan pemutaran klip film persembahan dari Bapak Lukmin Lianto tentang perjalanan karir Om Tan di dunia sulap dan aktifitas beliau semasa muda. Lalu menyanyi lagu “happy birthday” bersama-sama, lalu tiup lilin, dan diakhiri dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Om Tan. Selamat ulang tahun Om Tan.

Saat ini usia beliau telah genap 88 tahun! Masih sehat, tidak pikun, dan masih mampu bermain sulap. Luar biasa!

Acara dilanjutkan dengan makan malam bersama, dan para tamu dihibur oleh pesulap-pesulap dari Jakarta seperti Rizki (pemegang rekor MURI untuk pesulap profesional tercilik di Indoneia), Mr. Ketfie dengan permainan sulap yang unik dan lucu sehingga sangat menghibur penonton. Ada pula Ronald dan Michael yang merupakan pesulap junior yang tampil dengan baik. Tidak ketinggalan pula Bapak Haji Taufik selaku ketua dari Komunitas Sulap Bandung pun ikut mengisi acara debus yang mengagumkan. Parade sulap ditutup oleh penampilan dari Demian Aditya dengan permainan Russian Roulette yang menegangkan.

Setelah parade sulap berakhir, barulah tokoh malam tersebut diminta untuk tampil ke pentas untuk mempertunjukan permainan sulapnya, yaitu Om Tan. Ya, beliau masih bersemangat sekali untuk melakukannya. Saat ini usia beliau telah genap 88 tahun! Masih sehat, tidak pikun, dan masih mampu bermain sulap. Luar biasa!

Malam ini juga digelar barang-barang sulap dengan harga obral yang luar biasa. Penjualan hanya dilakukan kurang lebih 15 menit di sela-sela acara parade sulap yang dilakukan dua sesi. Para tamu undangan pun langsung menyambut baik kesempatan ini.
Sesaat sebelum acara ditutup para penonton juga disuguhi atraksi king kobra yang dibawakan oleh Budy Snake yang tak lain adalah saya sendiri. :) Pada sesi ini saya mencoba menunjukan keakrabannya dengan ular king kobra yang masih liar dan berusaha untuk mencium bagian kepalanya. Sukses.

Acara ditutup oleh Bapak dr. Victor Pudjiadi dan Bapak Paul Matapuzh pada pukul 23.00 wib. Namun para undangan masih bertahan sampai dengan pukul 00.30 wib. Saya sendiri pulang pukul 1:00 dini hari.

Demikian cerita saya tentang perayaan ulang tahun Om Tan pada usia 88 tahun.
Selamat Ulang Tahun Om Tan. Semoga tetap sehat dan panjang usia.

By: Budy Snake
Magician & Snake Charmer

Vernet merupakan merek dari sebuah produk alat sulap yang dibuat di Argentina. Peoduk dari Vernet diantaranya adalah thumb tip, yang selama ini saya gunakan sendiri selama di dunia sulap. Bahkan sudah banyak saya menjual kepada para pehobi sulap.

Namun baru kali ini saya mencoba untuk memesan thumb tip Vernet yang ukuran kecil atau junior. Karena selama ini yang saya beli adalah yang ukuran standar. Saya tidak menyangka bahwa respon dari pasar bagus untuk produk jenis ini. Layaknya thumb tip, bentuk dan bahan sama persis hanya saja ukurannya kecil. Kalau menurut saya pribadi ukuran ini lebih sesuai untuk ukuran remaja bukan anak kecil.

Saya telah berhasil menjual beberapa buah dan nampaknya akan ada pemesanan ulang karena cukup laku di pasaran. Namun kali ini saya hanya menjual thumb tip merek Vernet yang standar artinya bukan yang jenis soft. Saya belum tau pasti apakah ada yang thumb tip vernet junior yang soft.

Bagi kalangan pehobi sulap yang memerlukan ukuran kecil saya sarankan untuk membeli jenis ini. Thumb tip Vernet merupakan thumb tip terpopuler sampai dengan saat ini dan memiliki kualitas yang bagus.

By: Budy Snake
Magician & Snake Charmer

Malam ini tidak bisa tidur, entah mengapa mata sulit dipejamkan. Akhirnya saya memutuskan untuk membuka peti-peti kardus saya yang berisi koleksi alat sulap close up dan beberapa alat sulap panggung atau stage. Banyak sekali alat sulap yang sudah lama saya tidak permainkan sampai-sampai ada beberapa yang lupa bagaimana mengoperasikannya. Memang sudah lama saya tidak membuka koleksi lama alat sulap saya. Banyak pula produk-produk impor yang belum laku terjual karena menyimpannya terlalu rapi dan saya kira sudah terjual habis. :)

Tidak terasa waktu sudah menunjuk pk 04.00 pagi dan perut terasa sangat lapar. Akhirnya saya merebus dua butir telur, membuat segelas susu hangat, dan merebus air untuk membuat oatmeal instan. Selama menunggu proses makanan siap disajikan saya menulis blog ini. Hanya dalam waktu 15 menit semua sudah siap tersaji dan saya segera nikmati dan habiskan semua.

Sekarang sudah kenyang dan setelah selesai posting tulisan ini saya kan segera tidur. Siang ini saya harus kembali beraktivitas dan malam nanti akan bertemu dengan klien.

Tidur dulu ah…ZZZzzzzzz…

By: Budy Snake

Magician & Snake Charmer

Kemarin malam bertempat di Magic Cafe diadakan magic meeting yang dihadiri oleh sebagian besar anggota The Society of Indonesian Magician (SIM). Pada pertemuan kali ini kami kedatangan tamu pesulap dari IBM Ring Surabaya yaitu Mr. Sucahyo, Mr. Paulus (Didi), dan Mr. Andre. Selain ketiga pesulap lokal dari Surabaya, kami pun kedatangan pesulap dari Malaysia yaitu Mr. Vincent.

Acara pertemuan kali ini sengaja diadakan di Magic Cafe karena Pak Victor Pudjiadi selaku pemilik memberikan fasilitas gratis untuk tempat dan konsumsi. Sehingga anggota yang datang hanya perlu membayar iuran untuk uang kas SIM.

Acara yang seharusnya dimulai pukul 19.00 malam terpaksa harus mundur dari jadwal. Hal itu dikarenakan keempat pesulap tamu tersebut datang terlambat, mengingat jalan menuju Magic Cafe Cinere dari Jakarta sekitar 20 km ditambah kemacetan yang luar biasa. Bayangkan saja waktu yang diperlukan saya pribadi menuju Magic Cafe memerlukan waktu sekitar 2 jam. Luar biasa bukan? Tetapi kemarin saya yang berangkat bersama Pak Eddy dan Mr. Lee (sekretaris SIM) tidak terlambat karena kita telah belajar dari pengalaman yang lalu.

Acara tetap dimulai Pk 19.00 wib dimulai dengan acara makan dan saling berbincang antar anggota SIM. Nampak sudah hadir Pak Winanto selaku ketua SIM, Pak Howard selaku wakil ketua SIM, beberapa dewan pengurus SIM, dan para anggota dari SIM. Walau acara mundur dari jadwal namun mereka tetap setia menunggu untuk melihat sang bintang tamu untuk tampil. Sedangkan saya sendiri sebagai seksi dokumentasi tetap sibuk dengan kamera yang selalu saya bawa dan terus mengambil gambar setiap momen yang nanti akan digunakan sebagai dokumentasi SIM.

Akhirnya 21.30 wib para pesulap dari luar tersebut datang dan langsung menuju backstage untuk mempersiapkan penampilannya. Tidak lama kemudian acara dimulai dengan penampilan dari Mr. Andre, lalu disusul dengan Mr. Paulus (Didi), lalu juga dilanjut dengan penampilan Mr. Sucahyo, dan ditutup oleh penampilan Mr. Vincent from Malaysia. Selain menunjukan penampilan sulap dan sedikit memberikan lecture, Mr. Vincent juga mengumumkan tentang magic competition di Malaysia.

Setelah keempat pesulap tersebut tampil maka acara dilanjutkan dengan pengundian doorprize dan ditutup oleh Pak Winanto selaku ketua SIM. Setelah acara ditutup maka ada sesi foto bersama. Setelah selesai semua, satu persatu tamu mulai meninggalkan Magic Cafe dengan membawa suvenir alat sulap Color Vision yang dibagikan oleh dr. Victor langsung. Sesaat kemudian saya pun bersama Mr. Lee mohon pamit dan segera pulang mengingat waktu yang sudah larut malam dan kondisi badan saya yang kurang sehat. Demikian tulisan saya mengenai aktifitas saya kemarin malam pada acara pertemuan sulap.

By: Budy Snake
Magician & Snake Charmer

Seni sulap memang sangat menarik dan memiliki daya tarik yang sangat kuat. Itulah salah satu alasan saya sehingga sejak kecil saya menekuni seni sulap. Sampai saat ini saya pun telah mengajar banyak orang awam yang ingin mengetahui lebih lanjut apa itu seni sulap.

Ada hal yang menarik untuk saya kemukakan yaitu ketertarikan sebagian besar orang dengan trik metal bending atau membengkokan logam seperti sendok atau garpu. Memang permainan sulap itu sempat sangat populer di Indonesia ketika Deddy Corbuzier menampilkannya di acara Impresario 008 di RCTI pada tahun 1998.
Begitu kuat efek dan kesan yang ditimbulkan dari permainan tersebut sampai saat sekarang pun saya sebagai magician sering diminta untuk membawakan trik tersebut. Bahkan seringkali diminta oleh calon murid saya untuk juga memasukan dalam daftar materi yang akan diajarkan dalam paket belajar.

Namun menurut saya trik tersebut tidak cocok untuk seorang new comer atau pemula dalam dunia sulap. Karena permainan tersebut merupakan salah satu dari jenis permainan mentalis. Dalam permainan mentalis, banyak hal yang harus dikuasai dibanding trik itu sendiri. Banyak hal yang berperan seperti teknik berbicara, penguasaan audiens, teknik mempengaruhi audiens, penguasaan suasana, dll.

Sangat lucu apabila seseorang hanya akan mempertunjukan permainan sendok bengkok tanpa didudukung teknik yang baik. Menurut saya sangatlah bijak apabila belajar seni sulap sejak awal, selangkah demi selangkah. Sama halnya ketika kita belajar berjalan ketika masih balita. Tidak mungkin kita langsung belajar berlari bukan? Tentunya kita tetap harus belajar mulai dari proses merangkak, berdiri, melangkah, jatuh, bangun, mencoba berdiri lagi, mencoba berjalan selangkah demi selangkah, dan seterusnya. Demikian halnya ketika belajar trik sulap, mulailah dari hal yang sederhana.

Saya selalu bertanya dahulu tentang tujuan seseorang ingin mempelajari seni sulap. Apakah hanya ingin tahu caranya saja atau memang sungguh-sungguh tertarik ingin mempelajari seni sulap itu sendiri. Apabila hanya ingin tahu caranya alias mengobati rasa penasaran, maka akan saya tolak secara halus. Mengapa? Karena seni sulap tidak akan ada artinya apabila seseorang mempelajarinya bukan atas dasar ketertarikan yang mendalam dari diri orang tersebut. Menurut saya apabila dipaksakan akan membuang uang percuma dan sia-sia.

Setelah orang tersebut yakin akan mempelajari seni sulap maka akan saya berikan demo gratis beberapa jenis permainan sulap dan saya tawarkan beberapa penawaran paket belajar seni sulap.

Apabila anda ingin info lanjutan mengenai seni sulap anda bisa kontak melalui email ke:
mertanus@cbn.net.id

By: Budy Snake

Magician & Snake Charmer

Saya tetap mengajar sulap, tetap melakukan show sulap maupun show ular. Hobi tetaplah hobi, walaupun terkadang ada rasa jenuh. Itu yang saya rasakan dalam menekuni hobi sulap. Saya menekuni hobi sulap sejak kecil hingga sekarang. Saya selalu belajar setiap trik sulap yang membuat saya tertarik. Sudah 15 tahun lebih saya bergelut di bidang seni sulap ini. Dalam waktu yang lama tersebut saya mengalami naik turunnya masa jenuh dan masa semangat.

Walaupun order show sedang tinggi namun terkadang masa jenuh tetap ada. Mungkin karena saya bosan memainkan trik-trik yang saya tampilkan :) Tapi hal itu selalu saya siasati dengan selalu belajar, belajar, dan belajar terus. Hal ini dilakukan agar mengurangi rasa jenuh dan mengasah kemampuan dalam dunia sulap. Walaupun saya bukan pesulap profesional namun saya mengajar sulap privat untuk mulai kelas pemula untuk close up (jarak dekat). Untuk hal ini saya tetap belajar agar pengetahuan saya tetap up to date.

Tujuan saya menekuni seni sulap selain karena hobi juga untuk membuka pandangan masyarakat tentang seni sulap yang sesungguhnya. Karena selama ini sulap selalu dihubungkan dengan hal klenik, gaib, dan mistis. Hal ini tentunya perlu diluruskan agar masyarakat kita menjadi cerdas dan tidak mudah dibodohi dengan hal-hal gaib, okultisme, animisme, dinasmisme, dan sebagainya.

Bagi yang berminat belajar sulap dan menekuninya, dapat menghubungi saya melalui Artrick Magic Studio.

Untuk info lebih lanjut tentang paket belajar sulap privat atau melihat DEMO GRATIS secara langsung di tempat saya? Anda bisa kirim email ke:

mertanus@cbn.net.id

By: Budy Snake
Magician & Snake Charmer

Hobi sulap sudah saya tekuni sejak tahun 2000 hingga saat ini. Bahkan saya berani menamakan diri pesulap atau magican. Sebelum saya mendalami seni sulap, saya sudah mendalami tentang snake charmer atau pawang ular.

Namun sudah beberapa bulan ini, hobi sulap saya adem ayem alias tergeser dengan hobi saya yang lain. Saya pun selaku salah satu pengurus di SIM (The Society of Indonesian Magician) sudah beberapa kali absen dalam magic meeting. Hal ini dikarenakan selain padatnya jadwal saya di luar, juga karena ada pergeseran prioritas dari hobi saya.

Namun, tiga hari lalu hobi sulap saya mulai memanas lagi. Hal ini karena secara tidak sengaja ada rekan yang bertanya kepada saya tentang seni sulap. Setelah saya jelaskan sedikit lalu ada demo sulap yang saya presentasikan maka rekan saya menjadi tertarik dan membeli satu paket trik sulap dari Artrick Magic Studio yang tidak lain adalah milik saya sendiri.

Sejak malam itu secara cepat otak saya mulai berpikir dan mengingat-ingat tentang trik-trik sulap kesukakaan saya dan alat-alat yang biasanya saya mainkan. Mencoba mengingat segala macam ekspresi orang ketika melihat saya bermain sulap close up (jarak dekat) karena selama ini saya sering sekali melakukan show namun stage magic show (di panggung dengan ratusan penonton) bukan show close up seperti yang saya lakukan kepada rekan saya tersebut.

Memang terkadang kita sebagai manusia ada saatnya mengalami masa jenuh atau bosan terhadap sesuatu. Seperti saya yang mengalami masa jenuh dalam bidang seni sulap, namun ada masanya pula bangkit lagi.

Seni sulap Yes! Okultisme NO!

By: Mr. Budy Snake
Magician & Snake Charmer