//
you're reading...
Curah Hati, Hobi

Hari Yang Melelahkan Namun Menyenangkan

Kemarin saya hanya tidur 3 jam saja, pukul 06.00 pagi sudah bangun lalu mandi dan bersiap untuk pergi ke Jakarta lagi bersama dua rekan saya untuk memindahkan seekor buaya muara yang berukuran besar. Perjalanan menuju Jakarta melalui tol Cipularang saya tempuh dalam waktu 2,5 jam karena macet di tol dalam kota Jakarta.

Sampai di Jakarta saya langsung menuju lokasi untuk survey tempat untuk yang terakhir kalinya sebelum mempersiapkan segala peralatannya. Karena kekuatan kita adalah disurvey, itulah ucapan yang selalu saya ingat dari salah seorang yang pernah menjadi atasan saya 🙂 setelah kami melakukan survey, segera saya lakukan koordinasi dengan bawahan saya untuk pembuatan peralatannya dan juga membeli barang yang kurang.

Selama proses tersebut saya bersama seorang rejan yang lain menuju ke Tangerang untuk membeli beberapa jenis bunga titipan dari bapak saya. Dalam perjalanan menuju Tangerang saya merasa ngantuk sekali karena kurangnya tidur semalam. Setelah saya beres melakukan pembelian bunga lalu kami pun makan siang di salah satu warung kecil yang salah satu menunya pepes ikan mas. Menu tersebut merupakan menu kesukaan saya, untuk rasa pepes ikan masnya di warung ini memang enak. Setelah makans iang selesai saya segera kembali ke Jakarta untuk meneruskan kegiatan untuk memindahkan buaya.

Proses penangkapan dimulai tepat pukul 16.00 sore yang sebenernya terlambat dari jadwal sebelumnya. Ternyata posisi kandang yang sulit sehingga memaksa kita untuk mengubah strategi sampai dua kali. Buaya dengan ukuran hampir 4 meter tersebut sangat berbahaya apabila tidak ditangani dengan sungguh-sungguh. Ada saat menegangkan ketika peti yang telah dipersiapkan dengan kuat ternyata jebol karena pemberontakan buaya. Namun berkat bantuan rekan saya yang memimpin, maka semua proses itu dpat berlangsung dengan baik. Tentunya dukungan tim kerja yang baik juga sangat membantu dalam proses penangkapan ini. Akhirnya proses tersebut selesai tepat pukul 17:30 sore.

Karena padatnya aktivitas maka saya baru bisa istirahat dan tidur pukul 04.00 dini hari. Berarti sudah 22 jam nonstop saya beraktivitas tanpa henti. Mata tidak terasa mengantuk tetapi badan terasa letih, akhirnya saya pun tertidur pulas selama 8 jam.

Dari kisah ini saya ingin menyampaikan bahwa apapun yang kita lakukan dengan senang hati akan menghasilkan produktivitas kerja yang maksimal. Apapun yang kita lakukan dengan serius akan sempurna. Namun ingat, istirahat itu penting, dan istirahat yang terbaik adalah tidur.

By: Budy Snake
Magician and Snake Charmer

About mertanus

I am a magician and snakes charmer.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: