//
you're reading...
Curah Pikiran, Transportasi

Kecelakaan Kereta Api

Kecelakaan Kereta Api beberapa bulan belakangan sering terjadi. Mulai dari yang paling sering seperti anjlok dari rel sampai terguling seperti yang dua hari lalu terjadi pada KA Citra Jaya. Bahkan beberapa jam setelah kejadian tergulingnya KA Citra Jaya, terjadi kecelakaan pula pada KA Argo Lawu yang anjlok di daerah Purwokerto – Jawa Tengah.

Kecelakaan anjlok dari rel merupakan hal yang paling sering dan lokasinya belakangan ini terjadi di daerah Purwokerto dan Banyumas. Mengapa hal ini bisa terus terjadi? Apakah memang PT Kereta Api Indonesia tidak konsen dalam membenahi infrastruktur rel yang makin tua usianya?

Selalu saja yang disalahkan adalah sang Menteri Perhubungan. Saya bukan pendukung Bapak Hatta Radjasa, saya pun tidak membela beliau. Hanya saja saya ingin kita melihat persoalan ini secara menyeluruh. Siapapun menterinya yang ditempatkan di Departemen Perhubungan tetapi apabila Sumber Daya Manusia yang ada di dalamnya bermental kerupuk, ya percuma dan sia-sia!

Di tingkat petinggi Dephub semua memang mungkin sudah bagus, mulai dari regulasi dan segala macam sanksi yang diberlakukan apabila ada yang melanggar. Namun kembali lagi pada pelaksanaan di lapangan yang seringkali tidak sesuai regulasi. Banyak oknum di Dephub yang melakukan pungutan liar. Hal tersebut juga sama dilakukan pada oknum di PT KAI yang juga tidak tegas dalam menjalankan aturan. Misal: Menerima pungutan liar dari penumpang yang tidak memiliki tiket. Dari hal-hal tersebut secara langsung akan mempengaruhi keuntungan PT KAI. Belum lagi oknum yang diduga korupsi di dalam perusahaan. Semua menjadi lingkaran setan tak terputus yang menyebabkan kinerja PT KAI terlihat dan terkesan sangat buruk. Misal: perawatan rel tidak dilakukan dengan baik, gaji pegawai PT KAI seperti penjaga perlintasan dan perawatan rel sangat kecil padahal tanggung jawab mereka besar.

Saya tidak berharap menteri Perhubungan dicopot, tetapi saya berharap pak menteri bisa bertindak tegas dalam menindak anggotanya yang nakal. Harus berani, karena yang melanggar itu dari tingkat atas sampai bawah. Harus berani mengambil suatu langkah terobosan besar untuk membenahi sistem transportasi di Indonesia.

By: Budy Snake
Social Observer

About mertanus

I am a magician and snakes charmer.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: