//
you're reading...
Bahasa Indonesia

Penulisan Kata Serapan Yang Tepat

Dalam sebuah blog yang saya baca beberapa saat lalu, saya membaca sebuah topik yang menarik mengenai Dilema Menulis Kata Serapan yang tepat sesuai kaidah tata bahasa Indonesia. Pada artikel yang ditulis oleh Sdr. Tedy Tirtawidjaja tersebut, saya mencoba memberikan komentar dan pendapat tentang kaidah yang benar sesuai kaidah bahasa Indonesia. Isi dari pendapat tersebut saya coba bicarakan ulang pada tulisan kali ini.

Intinya adalah apabila kita sebagai penulis ingin mengikuti kaidah tata bahasa Indonesia, maka lebih dianjurkan untuk menggunakan istilah yang telah disepakati oleh Pusat Bahasa.
Contoh:

• Apartemen : rumah pangsa
• Cash flow : arus kas
• branch office : kantor cabang
• boarding pass : pas naik
• power steering : kemudi daya
• developer : pengembang
• food court : pusat jajan

Untuk lebih jelasnya kita bisa mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia. Memang ada beberapa istilah yang akan terlihat aneh dan janggal karena masih dalam masa sosialisasi. Saya berpendapat apabila tetap ingin menggunakan istilah dalam bahasa Indonesia, maka di awal atau di akhir buku dibuat semacam daftar istilah yang baru tersebut. Dapat pula anda tuliskan keterangan menggunakan catatan kaki, akan lebih efektif menurut saya yaitu menggunakan kedua metode tersebut. Untuk kasus ini sepenuhnya bergantung kepada penulis ingin menggunakan metode yang mana, tidak ada aturan yang baku.

Akan tetapi apabila kata tersebut memang belum lazim dan disinyalir akan menimbulkan kerancuan atau bahkan belum ada istilah yang baku dalam bahasa Indonesia, maka bisa menggunakan kata aslinya. Untuk penulisan kata dalam bahasa aslinya harus italic / cetak miring pada setiap kali penulisannya, bukan hanya pada awal-awal kalimat saja. Karena tidak ada aturan bahwa pembaca harus membaca memulai dari awal buku dan itu mutlak dalam aturan kaidah bahasa Indonesia.

Jadi saya pikir hal ini sudah jelas dan tidak perlu diperdebatkan lagi karena memang aturannya sudah ada dan kita tinggal mengikuti saja. Apabila dirasa aneh atau janggal, itu hanya karena belum terbiasa saja. Kita tinggal mengikuti saja ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Pusat Bahasa. Tentunya dalam hal ini kita harus open minded (berpikiran terbuka) dalam menerima suatu hal yang baru.

Demikian paparan dan pendapat dari saya mengenai penulisan kata serapan. Mungkin ada yang ingin menanggapi atau ingin berbagi pendapat silakan.

Oleh: Budy Snake
Pengamat Bahasa Indonesia

About mertanus

I am a magician and snakes charmer.

Discussion

4 thoughts on “Penulisan Kata Serapan Yang Tepat

  1. thank u atas infonya. Semoga selalu dirahmati Allah

    Posted by shita | 27 November 2008, 8:35 am
  2. saya mau bertanya, mengapa kadang ketika ada perubahan dalam bahasa, sosialisasinya kurang jelas dan bahkan terlambat dengan surat kabar yang lebih up to date.

    Posted by natalia | 27 March 2009, 10:56 am
  3. thanks infonya…

    Posted by kimraesang | 15 September 2010, 3:38 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: