//
you're reading...
Binatang, Curah Pikiran, Hobi, Ular

Python Versus Boa

Apa sih bedanya Python dan Boa selain coraknya?

Seringkali orang bertanya pada saya karena bentuknya sepintas sama saja. Maka kali ini saya akan coba jelaskan perbedaan secara umum. Python biasa disebut juga ular piton atau ular sanca oleh masyarakat Indonesia. Timbul nama tersebut karena memang jenis Phython terdapat pula di Indonesia. Berbeda dengan jenis Boa yang tidak ada di Indonesia, maka tidak dikenal nama lokalnya, orang tetap menyebut dengan sebutan ular Boa sesuai nama aslinya.

Perbedaan yang sangat mendasar adalah dari cara berkembang biaknya. Python adalah jenis ular yang termasuk ovipar. Ovipar yaitu jenis hewan yang setelah proses perkawinan menghasilkan telur dan dikeluarkan untuk disimpan disarang. Berbeda dengan ular Phyton, ular Boa termasuk dalam jenis ovovivipar. Ovovivipar adalah sebutan untuk hewan yang bertelur dan beranak, dalam arti setelah proses perkawinan maka telur yang dihasilkan tidak dikeluarkan melainkan tumbuh, berkembang, dan menetas didalam tubuh. Sehingga pada saat waktunya tiba akan keluar bayi-bayi ular seolah-olah ular tersebut melahirkan anak seperti halnya mamalia.

Perbedaan berikutnya adalah wilayah penyebarannya. Untuk jenis python penyebarannya sebagian besar di Benua Asia. Berbeda dengan ular Boa yang penyebarannya sebagian besar di Amerika Selatan.

Untuk artikel lain tentang ular bisa di klik pada bagian kategori “ular” dan tulisan lainnya akan menyusul.

Informasi lanjutan tentang ular bisa ditanyakan via email: mertanus@cbn.net.id

By: Budy Snake

Magician & Snake Charmer

About mertanus

I am a magician and snakes charmer.

Discussion

16 thoughts on “Python Versus Boa

  1. Sangat menarik blog ini. Saya skalian minta tolong kepada moderatur/pengelolah web ini. Saya kebingunan dalam beberapa hal soal ular yang sedang saya Telihara.

    Tiga bula lalu temen ngasih seekor ular, dia bilang ulkar sawah (batik?). Saya bilang ini ular python, karena tampangnya python–saya awam soal ini. Nah, setelah dikandangkan, dia tdk mau makan. Sudah disuguhi tikus rumah, kodok/katak, kadal/cecakbengkarung, tapi tdk dimakan. Kodok tiga hari kemudian mati di kandang, waaah, repot hadapi yg mogok seperti ini.
    Email saya: gustavoplw@telkom.net

    Posted by Gustavo | 27 June 2007, 6:11 pm
  2. wehhhh…kayaknya anda sangat expert dibidang ular yah???
    kapan2 kita bisa tukeran informasi mengenai ular. Btw saya juga senang memelihara ular

    Posted by Dijual Ular | 21 August 2007, 11:53 am
  3. Silakan… Saya senang diskusi tentang ular dengan sesama pehobi ular….

    Posted by mertanus | 22 August 2007, 2:29 pm
  4. mas atau pak Budy ni manggilnya?
    tau info ttg yang jual morelia gak? klo bisa sekalian ma harganya…thx bwt infonya’ relpy to email ajah!!!

    Posted by anti mage | 19 November 2007, 3:37 pm
  5. saya mau tanya,kemaren nemu ular kecil, mirip phyton, tapi koq udah bertelur ya?pdhl ukurannya cuma 30 cm, diameternya 1cm.trims ya…

    Posted by nonos | 22 February 2008, 12:56 pm
  6. To Nonos: Kalau ukuran 30 cm sudah bertelur sudah bisa dipastikan itu bukan jenis python.
    To Anti Mage: Saya sudah balas via email saat itu juga.
    Terima kasih.

    Posted by mertanus | 25 February 2008, 12:34 am
  7. Maaf Mas Budy, mau koreksi sedikit mengenai ular Boa yang Mas Budy tulis pada artikel di atas. Di Indonesia juga ada jenis Boa, seperti Candoia aspera aspera / Papuan Tree Boa atau yang biasa disebut mono tanah,; Candoia aspera / Viper boa atau yang biasa disebut mono tanah; Candoia paulsoni tasma / Halmahera Ground Boa. Ular-ular tersebut terdapat di Irian Jaya dan Papua Nugini dan pulau-pulau kecil sekitarnya.

    Mungkin yang Mas Budy maksud dengan Boa pada artikel di atas adalah Boa Constrictor yang terdapat di Amerika Selatan. Namun sama halnya dengan Boa Constrictor, ular genus Candoia juga termasuk dalam subfamily Boinae dan ovovivipar.

    Posted by tagpixel | 24 April 2008, 11:26 pm
  8. Aku lagi nyari artikel biologi tentang ular phuton, dimana yah ?

    Posted by Arman Efendi | 2 May 2008, 8:52 am
  9. mas, mau nanya..
    kalo morelia viridis itu sama ga kaya chondro?
    itu jenis pelilit kan?bkn venomous?
    warnanya ngejreng..cute bgt..
    trus kira2 kisaran harganya brp ya?
    thanks…

    Posted by chelz | 22 June 2008, 9:23 am
  10. mw nnya
    hrga aspera irian ntu brp y???

    Posted by teta | 24 March 2009, 11:34 pm
  11. mw nny lg…
    klo ular stress g mw mkn udh lbih dr 2 mnggu ntu ap yg kdu gw lakuin???
    ad perlakuan khusus g???
    tlg y d jwb…
    mksh…

    Posted by teta | 24 March 2009, 11:36 pm
  12. Mas kalo ular naga adanya dimana? kalo ada saya pengen beli.

    Posted by kuntul | 6 August 2010, 7:37 pm
  13. mas sy jg pecinta ular dirmh ada beberapa, baru2 ini sy cb pelihara BCI yg mau sy tanyakan setahu sy boa kan mknnya tikus tp koq boa sy ini maunya kepala ayam..dah sy cb ksh tikus ndak mau mlh kliatan takut…tlg ksh solusi

    Posted by yosep | 4 April 2011, 11:18 pm
  14. Chetz : morelia viridis itu chondro mas biasa disebut GTP

    Posted by Steven | 7 October 2011, 7:41 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: