//
you're reading...
Curah Hati, Sosial Budaya

Berkunjung ke Palabuhan Ratu – Jawa Barat

dsc_00530001.JPG

Kemarin pagi saya mengunjungi Palabuhan Ratu. Berangkat dari Jakarta pukul 06:00 sampai di Sukabumi pukul 08:40. Karena padatnya jalur dari Ciawi menuju Sukabumi yang berjarak 60 km maka waktu tempuhnya 1,5 jam. Sangat menyebalkan memang, angkutan kota dan sepeda motor mengambil jalur arah sebaliknya. Mereka sepertinya tidak mengerti etika mengemudi yang baik.

Dari Sukabumi saya kembali melanjutkan perjalanan menuju Palabuhan Ratu, yaitu daerah pantai yang terletak di selatan Jawa Barat yang minggu lalu diberitakan terkena musibah ombak besar sehingga mengakibatkan kerusakan puluhan rumah di pinggir pantai.

Pukul 11:00 siang saya sudah tiba di Palabuhan Ratu, setelah sata melihat keadaan sekitar saya pun bertanya-tanya, “Bagian mana yang terkena musibah?” karena yang diberitakan begitu heboh. Akhirnya saya pun lapar dan saya mampir ke sebuah warung kecil yang sepi, seorang Ibu menyambut saya dengan ramah seperti orang Sunda pada umumnya. Saya mencoba berkomunikasi dengan Ibu tersebut untuk menanyakan tentang musibah yang terjadi minggu lalu. Jawaban Ibu tersebut begitu tenang dengan bahasa Indonesia campur bahasa Sunda,”Ah, gak apa apah, udah biasa begitu mah tiap taun juga ada ombak besar. Ngan eta di berita teh sok dileuwih-leuwihkeun” Tapi memang dengan adanya ombak besar tersebut banyak pelancong serentak meninggalkan lokasi karena mereka kuatir datangnya musibah Tsunami.

Masih menurut si Ibu, bahwa ombak minggu kemarin memang besar sampai mendekati jalan raya dan menghanyutkan beberapa warung kecil yang terletak persis di tepi pantai. Akibat ombak besar tersebut pula warung si Ibu rupanya menjadi sepi. Saya pun melihat pantai Palabuhan Ratu begitu sepi dan hanya penduduk lokal saja ada beberapa yang memancing dan pengunjung yang menikmati keindahan pantai, namun jumlahnya sedikit.

Secara umum saya pribadi terkesan dengan keindahan pantai Palabuhan Ratu. Lebih menarik jika dibandingkan dengan pantai Pangandaran. Lebih bersih dan ombaknya lebih besar. Selain itu pula memang lokasi yang dekat dengan perbukitan memiliki keindahan tersendiri.

Setelah saya selesai makan siang dan melakukan sedikit pembicaraan dengan si Ibu maka saya melanjutkan perjalanan menuju Cisolok-Sukabumi. Apakah anda inget sesuatu setelah membaca Cisolok? Ya, Cisolok merupakan daerah tempat asalnya Mak Erot, yang konon katanya dapat memperbesar alat vital. Ada kejadian menarik ketika mobil saya mulai memasuki jalan kecil menuju Cisolok. Saya diikuti oleh 3 orang yang masing-masing mengendarai sepeda motor. Setelah saya amati ternyata mereka adalah calo dari Mak Erot. Saya pun segera menolak tawaran mereka sambil membuka kaca mobil saya, namun mereka sangat gigih dan tidak puas dengan tanggapan saya. Mereka terus mengikuti mobil saya sampai saya sampai di pantai Bayah. Luar biasa! Itu kesan saya melihat mereka. Ketika saya turun dari mobil, salah satu dari mereka mendekati saya dan mulai berbasa basi, akhirnya sudah bisa ditebak menawarkan jasa Mak Erot. Mereka bilang,”Sekalian pak, nyoba ke Mak Erot, ini yang asli, langsung ama emaknya” lalu saya jawab dengan senyuman tanpa menanggapi lebih lanjut.

Perjalanan saya lanjutkan kembali ke Malingping lalu lanjut lagi ke Muarabinuangeun. Disana saya menyempatkan melihat pantainya dan mampir ke sebuah hotel untuk menanyakan tarifnya. Hotelnya sangat sepi karena tidak ada satu kamar pun yang disewa. Hal ini dikarenakan para tamu tidak ada yang berani untuk berkunjung, kuatir ada Tsunami. Memang musibah minggu lalu akibatnya sangat terasa, hotel sepi, warung di pinggir pantai pun sepi, perekonomian yang tidak maju bisa makin terpuruk. Karena sejauh yang saya amati, perekonomian masyarakat di sana sangat bergantung pada wisatawan yang berkunjung.

Lalu saya putuskan untuk balik lagi ke arah Palabuhan Ratu setelah saya mencoba menikmati minum di sebuah warung di pinggir pantai. Perjalanan menuju Palabuhan Ratu disaat matahari mulai terbenam di ufuk barat. Pukul 19:00 saya tiba di sebuah warung di Palabuhan Ratu, saya pun mencoba sate kambing yang ditawarkan, setelah kenyang saya langsung pulang menuju Jakarta.

Melelahkan sekaligus menyenangkan. Sayangnya perjalanan saya tidak ditemani wanita yang tentunya akan lebih menyenangkan hehehe…Suatu saat saya akan membawa teman saya ke Palabuhan Ratu. Oh ya, bagi pencinta fotografi, tempat yang saya kunjungi tadi sangat bagus untuk memotret pemandangan dan akan lebih menarik kalau ada modelnya, model yang cantik lho ya…🙂

By: Budy Snake

Social Observer 

About mertanus

I am a magician and snakes charmer.

Discussion

11 thoughts on “Berkunjung ke Palabuhan Ratu – Jawa Barat

  1. Salam kenal. Memang asik buat hunting pak. Jadi Palabuhan Ratu aman ya pak?

    Posted by John Kasawa | 28 May 2007, 6:51 pm
  2. kalau pergi dengan teman perempuan, jalan-jalan keliling kompleks saja mungkin sudah luar biasa rasanya😀 ..betul tidak? tidak percaya? lihat saja pasangan2 yang sekadar jalan-jalan di kompleks…di kompleks saya banyak juga yang seperti itu. bagaimana dengan daerah kompleks anda?🙂

    Posted by Tedy Tirtawidjaja | 29 May 2007, 2:02 pm
  3. Betul Pak Tedy…Apabila ditemani pasangan memang segalanya menyenangkan. Jalan berkilo-kilometer pun terasa dekat, walaupun setelahnya badan pegal-pegal hehe…
    Terima kasih untuk Pak Tedy dan Pak John atas komentarnya.

    Posted by mertanus | 30 May 2007, 10:51 am
  4. Di Jalan Kan banyak Teman…. (xi..xi..xi..)

    Posted by ginan | 18 August 2007, 1:46 am
  5. Jadi, siapa yang mau ikut ke Palabuhan Ratu?🙂

    Posted by mertanus | 18 October 2007, 2:44 am
  6. Hi Sir,
    I’m looking for Mak Erot for my senjate. If you have been to this place. I would like to visit this place ASAP.

    Please advice me. daljitsb2002@yahoo.com.sg.

    Regards,

    Daljit

    Posted by Daljit | 7 December 2007, 7:29 pm
  7. Wow…
    Ternyata Mr. Daljit ini interested in enlargement penis ya? How can I help you, Sir?🙂

    Posted by mertanus | 9 December 2007, 2:21 am
  8. Hi meratanus,
    Many thanks fro your reply. Sorry, I did not check the web page.

    Yes I would like to enlarge my penis. Do you know the real Mak erat in Sukabumi?? can you email me on daljitsb@yahoo.com.sg

    Can you give me advice on this issue? If possible your contact numebr so that I can call you too.

    Posted by Daljit | 19 December 2007, 11:43 pm
  9. Ati-ati men kalo mo cari mak Erot, bisa-bisa nt malah ketipeng ama tukang ojeg yang katanya bisa anter nt. Ane asli urang Cisolok tapi udah lama di Jakarta mo bagi pengalaman biar nt kagak nyesel seumur idup.
    Ceritanya ada orang dari luar Sukabumi mo gedeen rudalnya, nyampe di sana tukang ojeg nawarin jasa buat nganter ke tujuan, setelah deal harga merekapun cabut, rupanya si tukang ojeg udah sekongkol ama temen-temennya jadi tu doi dibawa bukannya ke mak Erot yang asli tapi kesuatu rumah didaerah pegunungan yang sepi.
    Didalem udah ada seorang laki-laki pake pakean layaknya ustad, doi dikenalin ama itu orang plus ditanya maksudnya bla bla bla. . . .
    trus doi disuruh bersih-bersih di kamar mandi, pakeanya disuruh ditinggal dikamar, disitu rupanya “ustad” tadi + tukang ojeg ngeliat isi dompet doi, tapi mereka kaga ambil itu duit cukup tau jumlah isi kantongnya aja.
    abis doi mandi lantas disuruh salin lagi dan mulailah prosesi pengobatan, tentunya awalnya burgening mengenai “mahar” disitulah doi kagak sadar kalo dia lagi dikuras isi dompetnya dan disisain cuman buat ongkos pulang doang itupun mepet.

    Posted by Perancis | 16 January 2008, 1:53 pm
  10. kumaha berkunjung kepelabuhan ratu amam tidak dijalan

    Posted by denny arifin | 11 December 2008, 1:00 pm
  11. salam kenal..
    menyimak perjalan anda,ke pelabuhan ratu,terus ke cisolok,kemudian mampir ke bayah kawasan pantai yg sepi pengunjung ,wah..seakan saya sdh ikut di dlm trip,tapi sayang sekarang sepi,aku ingin mengulang ,perjalanan anda tsb,kayaknya asyik juga ,thx

    Posted by sihombingski | 5 May 2009, 10:33 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: