//
you're reading...
Curah Hati, Transportasi

Jalur Busway Makan Korban (lagi)

Malam tadi saya bersama rekan pergi ke Pasar Kramat Jati – Jakarta Timur. Saya membeli sekilo kepiting dan rekan saya membeli beberapa kilo ikan laut. Suasana pasar terlihat normal dan tidak terlalu padat seperti biasanya ketika saya berbelanja.

Dalam perjalanan pulang saya dikagetkan oleh kejadian kecelakaan tunggal sebuah mobil yang menabrak jalur busway di kawasan Slipi. Lokasi dekat dengan Gedung Bisnis Indonesia, tepatnya di seberang Apotik Kimia Farma. Kejadian itu sekitar Pk. 00.30 dini hari.

Posisi mobil melintang di atas jalur busway, padahal jalur busway kan lebih tinggi sekitar 25 cm dari jalur biasa. Kok bisa begitu? Itu yang saya pikir awal kali melihat kejadian tersebut. Rupanya pengemudi mobil menabrak jalur busway sehingga mobil naik ke jalur busway dan menabrak tembok pembatas tol. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun mobil rusak cukup parah di bagian bawahnya dan ban sebelah kiri belakang pecah. Sayangnya saya tidak membawa kamera untuk mengabadikan posisi aneh tersebut.

Menurut salah satu karyawan Apotik Kimia Farma yang biasa dinas malam, kejadian kecelakaan hampir tiap malam terjadi. Kecelakaan juga terjadi pada sepeda motor, terkadang sampai ada korban meninggal, bahkan dituturkan juga ketika malam takbir ada 6 orang tewas. Hal itu dibenarkan oleh beberapa orang yang berada di sekitar lokasi, bahwa jalur busway yang baru tersebut telah banyak memakan korban.

Yang menjadi pertanyaan adalah apakah betul pembangunan jalur busway membahayakan? Atau para pengguna jalan yang kurang berhati-hati?

By: Budy Snake
Social Observer

About mertanus

I am a magician and snakes charmer.

Discussion

5 thoughts on “Jalur Busway Makan Korban (lagi)

  1. Yang jelas dengan pembuatan jalur busway ini makin memperparah macet di Jakarta. Semoga ini hanya sementara, asal jangan sementahun aja :))

    Posted by mertanus | 20 November 2007, 2:46 am
  2. pak kok saya agak risih mendengar atau membaca kalimat yang memuat “jalur busway”, menurut yang saya tau (IMHO), busway itu artinya jalur bus, nah kalau jalur busway berarti apa?….

    Posted by bantons | 20 November 2007, 12:27 pm
  3. To: Bantons: Karena “busway” disini sudah menjadi suatu nama dari sistem transportasi di Jakarta. Saya pun tidak mengerti mengapa dipilih nama “busway” Dalam konteks tulisan saya yang dimasuk jalur busway adalah jalur yang dibuat khusus untuk busway. Maka seharusnya kendaraan selain busway tidak boleh menggunakannya. Namun karena banyak hal yang tidak sinkron maka pelanggaran terus terjadi.

    Posted by mertanus | 20 November 2007, 2:23 pm
  4. Menurut saya, pengguna jalanlah yg tidak berhati-hati. Saya sangat kagum dengan blog anada.Terima kasih. Tolong di update!

    Posted by Sazuke | 14 December 2007, 5:16 pm

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: Jakarta's byte bite - 5 November 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: