//
you're reading...
Curah Hati

14 Jam di Bali, Ayam Kampung, dan Blue Bird Bali

Tanggal 13 Februari 2009 lalu saya berangkat ke Bali dengan Garuda Indonesia bersama Bapak saya. Berangkat pagi hari dan sampai sore hari Pk 15.00 wita. Terlambat tiba lebih kurang 45 menit karena antrian lepas landas begitu panjang ketika di Jakarta.

Sesampainya di Bandara Ngurah Rai – Denpasar. Saya langsung menelpon teman saya (Tedy) di Jakarta untuk meminta informasi taksi Blue Bird Bali. Setelah saya mendapat informasi segera saya telepon Blue Bird untuk meminta taksi, namun saya terkejut karena pihak Blue Bird tidak bisa menjemput di bandara dan menyarankan untuk menggunakan taksi bandara.

Akhirnya saya terpaksa menggunakan jasa taksi bandara dan mengantri di loket. Tarif yang dikenakan berdasarkan perkiraan kasar saja, tidak berdasarkan argo meter  sehingga tergolong mahal. Tujuan saya adalah Discovery Kartika Plaza Hotel yang lokasinya tidak jauh dari bandara dipatok harga Rp 45.000,00

Setelah saya check in di hotel saya langsung menuju pantai dengan menenteng DSLR, dengan harapan mendapat objek yang menarik. namun sesampainya di pantai angin di pantai sangat besar dan tidak ada objek yang menarik. Saking besarnya angin sampai-sampai pasir pantai berterbangan segingga buru-buru saya hentikan memotret dan balik badan menuju kamar lagi. Sekedar informasi, bahwa pasir atau debu sangat berbahaya untuk kamera digital kita. Saya tidak berani mengambil risiko maka saya hentikan memotret dan ke kamar kembali.

Malam harinya saya mengikuti acara di ballroom hotel. Acara makan malam itu dibawakan oleh Ivan Gunawan yang juga menghadirkan penyanyi dangdut Tessa Mariska. Tessa Mariska malam itu membawakan beberapa lagu dengan goyangan dan gaya panas yang menurut saya cenderung berlebihan.

Acara berakhir Pk. 22.00 wita yang ditutup oleh band lokal. Setelah itu saya bersama Bapak saya pergi menyusuri jalan di sekitar hotel untuk sekedar berjalan-jalan dan membeli minuman.

Sepanjang jalan yang kami lewati banyak sekali ditemui sopir taksi lokal Bali yang mangkal di pinggir jalan dan menawari kami “ayam kampung” usaha mereka bahkan cenderung gigih, tetap berusaha mengikuti walau kami sudah menolaknya. Bahkan ada pula yang menawarkan “ayam impor” haha. Ada-ada saja memang tapi begitulah adanya, ada yang menawarkan wanita Jepang.

Setelah berjalan beberapa lama kami pun menyebrang jalan dan kembali ke arah hotel untuk beristirahat dan berkemas barang karena Pk. 04.00 harus dudah berangkat ke bandara lagi untuk kembali ke Jakarta.

Demikianlah perjalanan 14 Jam saya di Bali. Ini merupakan kunjungan di Bali tersingkat yang pernah saya lakukan, jika sebelumnya pada bulan Agustus 2008 saya pernah berkunjung di Bali selama 32 jam.

NB: Ketika dari Hotel Discovery Kartika Plaza Hotel menuju Bandara Ngurah Rai kami menggunakan Taksi Blue Bird. Menggunakan argo meter dan hanya tertera Rp. 15.000,00

By: Budy Snake

About mertanus

I am a magician and snakes charmer.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: