//
you're reading...
Hobi

Review HT Yaesu VX-7R

Sudah lebih kurang 9 bulan ini saya memiliki HT Yaesu VX-7R. HT yang menurut saya pribadi itu sangat canggih dengan tampilan yang elegan.

Submersible, itulah keunggulan tambahan dari Yaesu VX-7R ini. Yang mana dijamin tahan terhadap cipratan air bahkan sampe terendam air sekalipun. Ini yang membuat saya yakin saat menggunakannya di acara outbond di Kebun Raya Cibodas minggu lalu. Saat itu hujan deras namun HT Yaesu tetap menemani saya di pinggang. Tapi kalau untuk coba direndam masih belum tega, hehe.

Untuk rentang frekuensi sangat lebar. Mulai dari VHF sampai UHF bahkan untuk monitor bisa untuk radio FM, siaran televisi UHF, bahkan memonitor frekuensi antara pilot pesawat terbang dengan ATC bandara.

Walaupun saya hanya menggunakan biasanya di frekuensi VHF saja baik untuk komunikasi langsung atau melalui RPU milik umum. Secara umum saya sangat puas. Power maksimal 5 watt. Bisa diatur dalam 4 level. Mulai dari 0,01 watt, 1 watt, 2,5 watt, dan 5 watt.

Bagian yang saya suka adalah fitur channel counter. Sangat berguna apabila kita ingin tau di frekuensi berapa para pengguna di sekitar kita berada. Tinggal dekati objek lalu hidupkan fitur channel counter, ketika objek kita menekan PTT maka akan tertangkap oleh HT ini, canggih.

Untuk pengisian baterai dengan charger standar memakan waktu cukup lama yaitu 6 jam. Apabila ingin cepat harus membeli desktop quick charge, bisa full dalam waktu maksimal 2,5 jam. Namun hal ini membuat usia pakai baterai menjadi lebih singkat.

Untuk antena standar kurang bagus menurut saya. Maka saya beli antena Diamond RH 775 yang orisinal tentunya. Jauh lebih dahsyat. Ingat, antena adalah elemen utama dalam perangkat komunikasi.

Sementara ini saja dahulu yang bisa saya bahas tentang Yaesu VX-7R. Barangkali ada pengguna Yaesu tipe ini dapat juga saling bertukar pengalaman.

By: Budy Snake

About mertanus

I am a magician and snakes charmer.

Discussion

3 thoughts on “Review HT Yaesu VX-7R

  1. Apakah pemakaian radio seperti ini berpotensi mengganggu sinyal komunikasi antara pesawat dengan ATC? Karena kabarnya banyak kebocoran frekuensi di langit Indonesia.

    Posted by tedytirta | 13 December 2012, 12:01 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: