//
you're reading...
Curah Hati

Mumpung Masih Ada Waktu

image

Pagi ini saya masuk ke ruang ruang kerja dengan perasaan adem. Adem karena sudah dua hari ini cuaca mendung sehingga adem. Malah pagi ini sudah hujan. Sampai di kantor pun masih gerimis.

AC sementara belum diperlukan, ngirit. Tepatnya saya mendukung langkah Go Green yang belakangan ini lagi gencar dikampanyekan.

Seperti biasa saya langsung hidupkan radio Tecsun kesayangan saya. Jelas disayang wong cuma satu satunya. Sudah setahun lebih radio ini menemani saya terutama di momen-momen tertentu.

Dua bulan belakangan ini Tecsun ini saya boyong ke ruang kerja saya. Beban kerjanya lebih berat, hampir tiap hari selama saya di ruangan hidup terus.

Pagi ini saya putar gelombang dan berhenti ketika mendengar lagu Ebiet G. Ade yang merupakan salah satu penyanyi favorit saya. Ternyata sedang ada acara yang memang memutar lagu-lagu dari Ebiet. Sampai pada lagu yang berjudul Masih Ada Waktu.

Kita mesti bersyukur bahwa kita masih diberi waktu.
Entah sampai kapan tak ada yang bakal dapat menghitung.
Hanya atas kasihNya hanya atas kehendaknya kita masih bertemu matahari. Kepada rumpun di lalang kepada bintang gemintang.

Itu penggalan syair dari lagu itu. Seketika lagu ini menjadi bahan perenungan. Selama masih ada waktu. Mumpung masih ada waktu.
Apa yang akan saya lakukan untuk memanfaatkan waktu yang ada?
Sudahkah saya memanfaatkan waktu dengan baik?

Mumpung masih ada waktu…

By: Budy Snake

About mertanus

I am a magician and snakes charmer.

Discussion

3 thoughts on “Mumpung Masih Ada Waktu

  1. Klasik…kirain udah beralih pake streaming radio🙂

    Posted by tedytirta | 13 May 2013, 11:03 am
    • Hehe. Teknologi boleh maju. Tapi yang klasik tetap bisa eksis dan ada nilai tersendiri. Apalagi tidak semua stasiun radio memiliki fasilitas streaming.

      Posted by mertanus | 13 May 2013, 5:58 pm
  2. Hanya orang-orang yang bijak, selalu dan senantiasa mengisi waktu dengan hal-hal yang bermanfaat buat dirinya dan orang lain

    Hanya orang – orang yang sukses, yang melihat waktu sebagai proses pembelajaran untuk menjadi yang lebih baik…

    bisakah kita untuk mengisi dan memaksimalkan waktu kita ini…?

    Posted by Sis | 13 May 2013, 1:12 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: