//
you're reading...
Curah Hati

“Gua Ndak Mau Tau”

Hidup adalah pilihan. Pilihan biasanya minimal ada dua. Dimana kita harus memilih sebuah pilihan yang terkecil risikonya. Yang penting adalah bertanggung jawab terhadap pilihan yang telah kita ambil.

Terkadang kita dalam hidup berada dalam posisi terjepit. Posisi dimana tidak ada pilihan lain. Misalnya pilihan antara hidup atau mati. Ya pasti kita pilih hidup kan. “Kalau dalam hidup itu ya musti ada koma, jangan titik dulu,” kata teman saat saya berkunjung ke Semarang dua minggu lalu.

Saat kondisi terjepit seperti itu biasanya kita akan timbul hasrat 100%. Sehingga kita bisa mengeluarkan semua potensi yang kita miliki namun kita kadang tidak sadari.

Saya jadi teringat dengan guru sulap saya almarhum Mr. Robbin. Di mata saya beliau bukan hanya guru yang mengajar seni sulap namun guru yang mengajar seni hidup. Beliau sering menyebut dengan istilah “kungfu”. Dalam konteks ini bukan artinya kungfu seni beladiri asal Cina loh ya, hehe. Namun itu hanya istilah untuk seni hidup.

Banyak ajaran “kungfu” yang beliau ajarkan. Bukan hanya seni sulap. Di dalam dunia sulap buat saya beliau merupakan guru utama saya. Beliau benar-benar guru yang “buka jalan” buat muridnya khususnya saya.

Dua tahun penuh hampir setiap hari saya bertemu beliau di studio sulapnya. Sampai saya harus pindah ke Jakarta untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Sejak itu frekuensi bertemu jadi menurun drastis. Namun tetap kontak dan berkomunikasi. Kalau saya ke Bandung pasti mampir ke studio sulap yang sekaligus tempat tinggal Mr. Robbin

Setiap saya datang bertemu, beliau selalu bertanya: “Bud, kapan lu lulus kuliah?”
Saya jawab cepat: “Tahun depan Om.”

Pertanyaan itu selalu ditanya terutama setelah empat tahun saya kuliah🙂 Bukan hanya saat bertemu. Setiap kali telepon pun bertanya hal yang sama. Saya pun menjawab sama: “Tahun depan Om” Haha.

Sampai suatu kali saya datang ke studio sulap di Cimahi. Om Robbin bertanya lagi:
“Lu masih kuliah? Kapan lulus Bud?”
“Hehe… Tahun depan Om” kata saya sambil tersenyum dan membayangkan pertanyaan berikutnya yang bakal muncul dari mulut Om Robbin.
Benar saja, Om Robbin langsung bereaksi;
“Gelo lu, tiap kali gua tanya lu selalu bilang tahun depan, ini sudah berapa tahun?”

Saya hanya tersenyum teu puguh rasa.

“Lu kungfu donk dosen lu biar lu bisa cepat lulus. Sulap lu boleh jalan terus tapi kuliah lu musti beres,” Om Robbin melanjutkan sambil tangannya mengutak atik alat sulap yang sedang dibuatnya.

Saya menjawab serius, “Ya Om, pasti lulus kok”

Om Robbin melanjutkan; “Bud, pokoknya gua ndak mau tau gimana caranya tahun depan lu harus sudah wisuda”

Darrrr….

Saya kaget, wah…wah… “Kok jadi serius begini?” kata saya dalam hati.
“Ok Om, pasti lulus.” saya jawab cepat dengan serius karena melihat mimik Om Robbin yang juga serius.

Itulah kata-kata yang selalu saya ingat sampai dengan saat ini. Om Robbin sebagai guru kehidupan telah berhasil memposisikan saya pada posisi terjepit tidak ada pilihan. Saya harus bangkit, semangat lagi dan harus segera lulus dan diwisuda.

Akhirnya saya akhirnya pun lulus. Semua karena dorongan semangat dan dukungan dari keluarga. Juga peran Om Robbin melalui kalimat yang singkat namun sangat tajam.

Kini tidak terasa sudah tiga tahun Om Robbin meninggalkan dunia ini. Namun buat saya beliau tetap ada melalui peninggalan ilmu kungfunya. Hampir semua peristiwa kenangan bersama beliau pun saya masih ingat. Saat menulis ini pun tak terasa air mata saya pun menetes. Terharu sekali kalau ingat masa itu.

Terima kasih suhu, terima kasih guru. Semua jasa akan selalu diingat dan dijadikan bekal dalam menghadapi hidup.

By: Budy Snake

About mertanus

I am a magician and snakes charmer.

Discussion

4 thoughts on ““Gua Ndak Mau Tau”

  1. Nice story…….

    Posted by Agus Tj | 22 May 2013, 1:18 pm
  2. Gue juga nda mau tau….

    Posted by Agus Tj | 22 May 2013, 1:19 pm
  3. Jadi ikutan kembali mengenang macam-macam performa beliau diatas panggung.

    Posted by niki rendi | 23 May 2013, 4:45 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: