//
you're reading...
Curah Hati

Pengalaman Tukar Tiket Kereta Api di Stasiun Prujakan

Beberapa waktu lagi keluarga saya akan pergi keluar kota. Moda transportasi yang dipilih adalah kereta api. Alasannya karena sisi praktis, tepat waktu, dan nyaman. Masalah harga tiket tidak menjadi masalah, yang penting murah.

Sabtu lalu adik saya membeli tiket dalam jumlah cukup banyak di layanan drive thru di Stasiun Prujakan, Cirebon. Ada sedikit masalah. Adik saya lupa mengecek setelah tiket di tangan. Ada kesalahan, yakni milik Bapak saya yang seharusnya mendapat potongan harga 20% namun tidak mendapat potongan. Memang sih masalah potongan harga itu nomor dua tetapi yang penting diskon.🙂

Karena saat itu sudah mengantri lama dan melelahkan. Maka adik saya terlihat sekali dari nada bicaranya sudah kesal dan enggan untuk kembali lagi.

Tanpa banyak bicara saya pun mengambil alih urusan tukar menukar tiket. Sore harinya saya berdua bersama seorang staf berangkat menuju stasiun.

Kami langsung menuju ke bagian pelayan pelanggan. Diterima seorang petugas wanita muda, cantik, namun kurang ramah.

Staf saya pun menjelaskan maksud dan tujuannya. Intinya minta tiket ditukar karena atas nama Bapak saya tidak dipotong harga padahal seharusnya dapat diskon. Karena usia Bapak saya sudah di atas 60 tahun.

Permintaan tersebut dibalas dengan jawaban uang sangat tidak memuaskan. “Aduh, kalau kayak gini tuh susah ya. Harusnya dari tadi saat tiket diserahkan langsung dicek.”

Saya agak terkejut. Jawaban yang sangat tidak saya duga. Karena saya beranggapan bahwa dengan pelayanan PT.KAI sekarang harusnya urusan seperti ini akan mudah. Apalagi dalam kasus ini ada kontribusi kesalahan dari pihak petugas pelayan tiket. Saat membeli tiket adik saya sudah mengisi formulir dan juga melampirkan fotokopi milik ayah saya.

Staf saya pun rupanya agak terkejut. Maka spontan berkata, “Betul Mba, mungkin orang saya tidak teliti saat menerima tiket. Tetapi harusnya dari pihak anda juga kan harusnya mengecek dahulu sebelum mencetak tiket. Betul donk Mba?”

Akhirnya petugas tadi menelepon seorang yang kami duga adalah atasannya. Setelah sempat ada argumen sedikit maka si Mba tadi pergi meninggalkan kami ke ruang lain.

Saat itu kami agak lega. Kami yakin pasti ada solusi. Setelah beberapa menit menunggu akhirnya si Mba tadi muncul seraya memberikan tiket yang ingin kami tukar. “Silakan tiketnya ditukar lagi saja di loket drive thru”

Setelah mengantri agak lama, akhirnya tiket dapat dicetak ulang dan tiket Bapak mendapat potongan diskon.

Walaupun proses panjang, kami puas. Puas bisa berhasil mendapatkan hak yang seharusnya kita dapat.

Padahal tadi sempat ragu. Namun akhirnya berhasil. Yang penting negosiasi dengan komunikasi yang baik. Satu lagi yang penting. Kesabaran.

Budy Snake. Cirebon. April 2014.

About mertanus

I am a magician and snakes charmer.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: